jump to navigation

Apa itu G-SPOT? 10 September, 2008

Posted by jaringmalam in Gaya Hidup.
trackback

yukdugem.com, titik G atau titik Granfenberg atau dalam bahasa inggris G-Spot adalah daerah kecil pada area kemaluan wanita yang terletak di belakang tulang kemaluan dan mengelilingi uretra. Titik ini dinamakan berdasarkan nama seorang ahli kebidanan jerman, ernst Grafenberg.

Dareah ini sempat dipercaya sebagai daerah berkas saraf yang mengelilingi dinding vagina, namun kini dilaporkan bahwa titik ini adalah bagian dari spons uretra di dekat kelenjar skene yang homolog dengan prostat pada pria.

Titik ini juga terletak di ventral dari vagina, di tengah-tengah jarak antara tulang kemaluan dan leher rahim. Ketika titik ini terangsang, maka timbul rasa sensasi seperti rasa buang air kecil, namun bila titik ini bekerja saat berhubungan seks maka akan menjadi rasa kenikmatan seksual (Shibley Hyde, J. and DeLamater, J.D., Understanding Human Sexuality, Eighth Edition (2003)).

Bagi beberapa wanita, titik ini dapat menjadi tempat stimulasi utama untuk menuju orgasme saat berhubungan seks.

Definisi “Grafenberg spot” atau“G spot” bukan tugas yang mudah. Sebagian akan mengatakan dengan mudah itu adalah wilayah/ daerah dengan sensitivitas yang tinggi terdapat dalam struktur parauretrhal. Masalahnya dengan definisi ini adalah sensitivitas area ini tidak mungkin konstan. Jika seorang wanita tidak sedang bangkit gairah seksualnya dia tidak mempunyai G-spot. Bila pada wanita yang sedang bangkit gairah seksualnya atau gairah seksual besar kelenjar parauretrhalnya akan terisi dengan cairan prostatik, dia bisa memepunyai G-spot yang sangat nyata/ jelas. Ada kemungkinan wanita yang tidak mengetahui/ menyadari G-spot meskipun mereka berejakulasi dan mengalami orgasme lebih kuat/ hebat bila kelenjar parauretrhalnya dirangsang alasan inilah yang penting bagi orang bukan definisi konkrit apa itu G-spot. Setiap wanita akan membuat/ menciptakan sendiri definisinya, satu kebenaran hanya untuk dirinya.

Pertanyaan selanjutnya apakah “semua” wanita mempunyai G spot atau G crest. Ini bukan suatu pertanyaan yang sungguh benar. G-spot diindikasikan“kepekaan” dari tempat yang tidak spesifik dari jaringan. “G-Crest” mendefinisikan pembengkakan “kondisi” dari jaringan paraurethral selama gairah seksual bangkit. Tidak ada struktur anatomi dengan anam ini, ini dalam bagan kenapa orang mengalami kesulitan menyimpulkannya. Salah satu perlu mencari kelenjar parauretrhal. Setiap wanita mempunyai ini dan itu mungkin mereka semua akhirnya menghasilkan sejumlah cairan dan bisa menembus keluar dan bercampur dengan cairan lain dan itulah yang menimbulkan jumlah yang lebih banyak.

Catatan : Seperti pada laki-laki, kelenjar ini dapat terinfeksi dan menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan selama buang air kecil. Wanita yang mengalami infeksi kronik urine atau rasa sakit sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk melihat bila mereka bisa mempunyai kesamaan wanita pada “prostatitis.”

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: