jump to navigation

dunia Kedi atau Caddy 10 May, 2009

Posted by jaringmalam in Uncategorized.
Tags:
trackback

jaringmalam, jakarta. kasus yang menimpa ketua KPK Antasari Azhar bukan hanya sebuah kejadian kriminal biasa, karena menyangkut pejabat negara setingkat menteri yang dipilih langsung oleh DPR, benar atau tidak tentu permasalahan ini harus menunggu hasil pengadilan atau yang mempunyai kekuatan hukum mutlak. Cinta segitiga????? atau, atau skenario lainnya. Berangkat dari itu semua maka kali ini penulis ingin berbagi cerita dan pengalaman sekitar dunia kedi atau caddy dalam bahasa skotlandia yang berarti anak lelaki yang menjadi pesuruh.
Dari informasi yang saya dapat tips untuk kedi yang bernama rani juliani berkisar antara 500-1 juta rupiah, tentu bukan olahraga murah yang bisa dimainkan oleh masyarakat umumnya. bagaimana dengan tarif atau uang iuran anggota di sebuah klub golf seperti imperial klub golf lippo karawaci untuk annual playing right selama satu tahun kenaggotaan seharga Rp. 17.900.000,-, jadi sudah dapat dibayangkan siapa saja yang bermain. menurut beberapa pengusaha swasta golf merupakan sarana melobby kliennya baik dari luar negeri maupun dalam negeri.
Tentu dengan kondisi tersebut diatas dapat diambil sebuah garis yang cukup tebal bahwasannya prostitusi dimana ada wanita cantik dan uang merupakan hukum alami dari bisnis esek-esek tersebut. tidak dapat dihindari bila terjadi hal-hal yang negatif, walaupun menurut pengusaha swasta yang tidak mau disebut namanya itu kembali kepada orangnya masing-masing. Hancurkah citra kedi????bila saya atau muamar mk yang ditanya maka kita akan tertawa, karena memang realitanya seperti itu.
Usia kedi tidak boleh lebih dari 23 tahun, dengan status pekerjaannya yang bersifat kontrak, maka tidak bisa tidak mereka para kedi harus berfikir keras untuk mengumpulkan uang. maklum semua kedi mempunyai latarbelakang ekonomi yang pas-pasan.

Kasus Nasrudin adalah sebuah kebetulan saja yang akhirnya mengangkat citra kedi menjadi negatif dimata masyarakat, padahal memang sudah begitu keadaanya. untuk membooking seorang kedi yang bekerja disalah satu klub golf dijakarta selatan apabila kita member diklubnya akan dikenakan tarif 1 juta rupiah permalam.
Para kedi akan naik status pekerjaannya jika memang dianggap mampu menjaga dan mempertahankan member, Karena memang didalam bisnis lapangan hijau ini jumlah orang yang menggandrunginya cukup sedikit.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: